Senin, 06 Januari 2014

SUKSES BUKANLAH SEBUAH KEADAAN

SUKSES..Dimana - mana kita mendengar kata ini amat Populer. Sukses menjadi tawaran Iming - Iming berbagai Bisnis bahkan Pelatihan - Pelatihan Motivasi. Sukses menjadi sebutan yang didambakan oleh setiap orang. Karena mengejar SUKSES pula, tidak sedikit orang melakukan Hal - Hal Negatif. Namun, seperti apa sebenarnya yang pantas disebut Orang Sukses itu ? Apakah sukses itu mempunyai harta dengan jumlah tertentu ? Ataukah sukses itu berarti bisa membangun Jaringan Pemasaran dengan ribuan Front-Line dan Down-Line ? Apakah sukses itu bisa dikenal oleh orang seluruh dunia ? Apakah sukses itu bisa mencatat rekor -rekor tertentu ?

Jika seseorang dilahirkan dari keluarga jutawan, yang artinya ia sudah memiliki kekayaan berlimpah, popularitas, bahkan mewarisi perusahaan dan property dimana - mana, apakah ia otomatis sudah dapat disebut sukses ? Tentunya tidak. Ia baru disebut sukses jika dapat meningkatkan perusahaan atau kehidupannya jauh lebih baik lagi. Namun, ketika seseorang dilahirkan dari kondisi keluarga broken home, miskin dan pendidikan yang rendah yang berjuang dengan hasrat membara membangun bisnis kelas menengah dengan puluhan karyawan, lebih pantas dikatakan sukses dari pada sianak jutawan.
Sukses bukanlah sebuah keadaan atau kejadian tetapi SUKSES adalah sebuah PROSES. Mungkin Anda sudah sering mendengar kalimat seperti ini dan barangkali ini menjadi sesuata yang klise bagi Anda. Lihat Faktanya Walt Disney, Napoleon Hill, Beethoeven, Henry Ford, Soichiro Honda, Ciputra dll telah menghidupi kalimat ini sehingga mereka layak menjadi maestro dalam bidangnya masing - masing yang memberi warna-warni yang memperindah kehidupan ini.
So, ambil SIKAP EXCELLENT dan jadilah JUARA dalam hidup ini dan buatlah satu hentakan lagi untuk mencapai puncak dimana kehormatan, kemuliaan dan harga diri menanti Anda.
Sampai jumpa di panggung SUKSES DnG..Jadikan Tahun 2014 ini menjadi Tahun Panen Kemenangan Bisnis, Keluarga dan Relasi. ( Luat Long )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar